Jumat, 28 November 2014

OVER VIEW OF SAMPLING

Metode Sampling adalah cara pengumpulan data yang hanya mengambil sebagian elemen populasi atau karakteristik yang ada dalam populasi, dalam teknik sampling terbagi menjadi dua yaitu probability dan non probability. Sampling probability terbagi menjadi empat bagian, yaitu simple random (sampling random sederhana), systematic sampling (sampling sistematis), stratifikasi sampling (sampling berlapis) dan cluster (sampling cluster). Sedangkan untuk non probability terdapat lima yaitu quota (sampling kuota), purpose, snowball, self selection dan convenience.

Contoh dari sampel yang diambil adalah dengan mengamati 30 operator dalam melakukan perakitan steaker hitam, dari sampel tersebut ingin mengetahui waktu baku yang ditetapkan dalam perakitan steaker hitam tersebut.

Dengan sample yang diambil sampling yang digunakan adalah sampling non probability, sampling non probability adalah cara pengambilan sampel yang semua objek atau elemen populasinya tidak memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sample. Hasil dari sampling non probability memiliki sifat subjektif atau kurang subjektif. Hal itu disebabkan pada waktu sampel diambil dari populasi, probabilitas tidak diikutsertakan, tetapi berdasarkan aspek pribadi seseorang. Yang termasuk sampling non probability, antara lain sampling kuota, sampling pertimbangan, dan sampling seadanya.

Sample tersebut termasuk dalam sampling seadanya, sampling seadanya adalah bentuk sampling non probability yang pengambilan sampelnya dilakukan seadanya atau berdasarkan kemudahannya mendapatkan data yang diperlukan. Pada sampling seadanya, tingkat kerepresentatifan sample tidak terlalu diperhatikan.


Sumber: Ir. M. Iqbal Hasan, M.M. Pokok-pokok Materi Statistik 2 (Statistik Inferensif). 2002. Jakarta: Bumi Aksara