Metode Sampling adalah cara pengumpulan
data yang hanya mengambil sebagian elemen populasi atau karakteristik yang ada
dalam populasi, dalam teknik sampling terbagi menjadi dua yaitu probability dan
non probability. Sampling probability terbagi menjadi empat bagian, yaitu
simple random (sampling random sederhana), systematic sampling (sampling
sistematis), stratifikasi sampling (sampling berlapis) dan cluster (sampling
cluster). Sedangkan untuk non probability terdapat lima yaitu quota (sampling
kuota), purpose, snowball, self selection dan convenience.
Contoh dari sampel yang diambil adalah
dengan mengamati 30 operator dalam melakukan perakitan steaker hitam, dari
sampel tersebut ingin mengetahui waktu baku yang ditetapkan dalam perakitan
steaker hitam tersebut.
Dengan sample yang diambil sampling yang
digunakan adalah sampling non probability, sampling non probability adalah cara
pengambilan sampel yang semua objek atau elemen populasinya tidak memiliki
kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sample. Hasil dari sampling non
probability memiliki sifat subjektif atau kurang subjektif. Hal itu disebabkan
pada waktu sampel diambil dari populasi, probabilitas tidak diikutsertakan,
tetapi berdasarkan aspek pribadi seseorang. Yang termasuk sampling non
probability, antara lain sampling kuota, sampling pertimbangan, dan sampling
seadanya.
Sample tersebut termasuk dalam sampling
seadanya, sampling seadanya adalah bentuk sampling non probability yang
pengambilan sampelnya dilakukan seadanya atau berdasarkan kemudahannya
mendapatkan data yang diperlukan. Pada sampling seadanya, tingkat
kerepresentatifan sample tidak terlalu diperhatikan.
Sumber: Ir. M. Iqbal Hasan, M.M. Pokok-pokok Materi Statistik 2 (Statistik
Inferensif). 2002. Jakarta: Bumi Aksara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar